Harga Pangan  Cirebon Bergerak Turun

Petikhasil.id, CIREBON – Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mencatat tren penurunan harga pada sejumlah komoditas pangan strategis pada awal pekan ini.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per Senin (12/1/2026), koreksi harga paling terasa terjadi pada komoditas cabai dan daging ayam, sementara beras dan minyak goreng relatif stabil.

Harga cabai rawit merah tercatat mengalami penurunan paling signifikan, yakni 13,65% menjadi Rp55.650 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada cabai rawit hijau yang kini berada di level Rp68.200 per kilogram, turun 8,88% dibandingkan periode sebelumnya. 

Adapun cabai merah besar turun 8,8% menjadi Rp37.850 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting terkoreksi 4,56% ke posisi Rp39.750 per kilogram.

Baca Lainya: Kelola 320 Ribu Ekor Ayam, Begini Manajemen Tenaga Kerja di Ken Farm Cirebon | Desa di Kabupaten Cirebon Rawan Pangan

Meski mengalami penurunan, harga cabai khususnya cabai rawit, masih berada di level relatif tinggi. Kondisi ini mencerminkan pasokan yang mulai membaik, namun belum sepenuhnya pulih di tingkat konsumen.

Selain cabai, harga daging ayam ras segar di Kabupaten Cirebon juga tercatat melemah. Komoditas ini dijual di kisaran Rp36.550 per kilogram, turun 4,07%. Penurunan harga ayam mengindikasikan distribusi yang lebih lancar serta pasokan yang mulai stabil setelah fluktuasi pada akhir tahun lalu.

Sementara itu, harga daging sapi cenderung bergerak terbatas. Daging sapi kualitas I tercatat sebesar Rp143.900 per kilogram, turun tipis 0,1%, sedangkan daging sapi kualitas II berada di level Rp135.000 per kilogram, terkoreksi 0,11%. Minimnya pergerakan harga menunjukkan permintaan dan pasokan relatif seimbang.

Di sisi lain, kelompok beras menunjukkan stabilitas harga. Beras kualitas bawah I tercatat Rp13.800 per kilogram, dan kualitas bawah II sebesar Rp13.250 per kilogram. 

Untuk beras kualitas menengah, medium I dijual Rp15.100 per kilogram, sementara medium II berada di level Rp14.450 per kilogram. Adapun beras kualitas super I dan super II masing-masing tercatat Rp16.550 per kilogram dan Rp15.700 per kilogram, tanpa perubahan harga.

Harga minyak goreng juga terpantau stabil. Minyak goreng curah dijual Rp19.600 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp21.700 per liter dan bermerek II sebesar Rp21.050 per liter. Stabilitas ini menandakan pasokan minyak goreng di wilayah Cirebon masih terjaga.

Baca Lainya: Kelola 320 Ribu Ekor Ayam, Begini Manajemen Tenaga Kerja di Ken Farm Cirebon | Desa di Kabupaten Cirebon Rawan Pangan

Untuk komoditas bumbu dapur, bawang merah ukuran sedang tercatat Rp38.800 per kilogram, turun 1,15%. Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang mengalami kenaikan tipis 0,13% menjadi Rp39.300 per kilogram.

Sementara itu, harga gula pasir premium bertahan di Rp18.950 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal naik terbatas 0,28% menjadi Rp17.750 per kilogram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *