Petikhasil.id, JAKARTA — PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) menyatakan pihaknya tengah mempercepat pembangunan gudang dan gerai Koperasi Desa/Kelurahan (KopDes/Kel) Merah Putih di 2.500 titik.
Hal ini sesuai mandat Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 (Inpres 17/2025) tentang Percepatan Pembangunan Fisik Koperasi Desa Merah Putih.
Sekretaris Perusahaan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) mengatakan perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah konkret dalam menerima penugasan tersebut.
Adapun, perusahaan menyatakan pihaknya turut menggandeng TNI untuk memastikan pembangunan langsung dilakukan oleh masyarakat setempat di lokasi koperasi akan dibangun.
Dalam pelaksanaannya, Agrinas bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memastikan pembangunan dilakukan secara langsung oleh masyarakat setempat di lokasi koperasi akan dibangun.
Selain itu, perusahaan juga telah mendirikan Command Center yang didirikan di kantor pusat Agrinas Pangan untuk memantau perkembangan pembangunan koperasi di desa-desa.
“Per 28 Oktober 2025 sudah terpetakan 2.500 titik yang siap dibangun, dukungan kesiapan lahan berkolaborasi dengan kementerian dalam negeri dan kementerian desa supaya memastikan lahan yang akan dibangun sudah siap dan sesuai dengan peruntukannya,” katanya, dikutip Kamis (6/11/2025).
Namun demikian, perusahaan mengakui pembangunan gudang dan gerai KopDes/Kel Merah Putih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait karakteristik lahan di berbagai daerah.
“Perbedaan dari karakteristik dan ketersediaan lahan adalah hal yang terus kami koordinasikan dengan pihak terkait supaya pembangunan gudang dan gerai tidak banyak terdapat kendala dan permasalahan ke depannya,” ujarnya.
Untuk diketahui, pemerintah menargetkan seluruh aset fisik KopDes/Kel Merah Putih berupa gudang, gerai dan sarana pendukung lainnya sudah terbangun untuk kemudian dioperasikan pada Maret 2026.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) sebelumnya menyatakan tengah mempercepat proses inventarisasi lahan yang akan digunakan untuk pembangunan 2.400 titik KopDes/Kel Merah Putih di berbagai daerah.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan percepatan inventarisasi ini dilakukan melalui kerja sama dengan PT Agrinas Pangan dan TNI.
Baca Lainya: Bulog Jawa Barat Siap Serap Gabah Petani di Musim Gadu dengan Harga Stabil | Askrindo Kembangkan Asuransi Pertanian Berbasis Teknologi
Ferry menjelaskan, penugasan pembangunan fisik koperasi desa diserahkan kepada PT Agrinas Pangan. Nantinya, Agrinas akan bekerja sama dengan TNI dalam pelaksanaan di lapangan. Adapun, keterlibatan Agrinas dengan TNI untuk mempercepat proses pembangunan KopDes/Kel Merah Putih.
“Mengenai PT Agrinas, karena memang tugasnya diserahkan kepada PT Agrinas yang nantinya akan bekerja sama dengan TNI dan bisa melakukan pekerjaan ini dengan waktu yang cepat,” ujar Ferry pekan Lalu di Graha Mandiri, Jakarta.
Dia menambahkan, Kemenkop kini tengah menyiapkan berbagai skema yang akan memudahkan koperasi desa yang sudah lebih dahulu beroperasi agar dapat melengkapi kegiatan usahanya. Nantinya, fasilitas yang akan dibangun mencakup gudang, apotek, gerai, klinik, serta kendaraan operasional.
Adapun, lahan yang digunakan berasal dari tanah milik pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten, kota, maupun desa.
“Yang sekarang sedang dibangun sudah terkonfirmasi 2.400-an dari data tanah yang sudah ada 5.000. Tapi kan kita harus verifikasi faktual, lokasinya harus memenuhi syarat, dia harus ada minimum kecukupan tanahnya, terus kemudian strategis, dan sebagainya,” terangnya.
Namun, Ferry juga mengakui terdapat sejumlah tantangan dalam proses verifikasi lahan, terutama terkait kecukupan luas dan lokasi strategis. Meski begitu, pihaknya dibantu oleh pemerintah daerah dan TNI untuk mempercepat proses tersebut.
Selain itu, sambung Ferry, Kemenkop juga baru saja melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk mempercepat koordinasi antarprovinsi, kabupaten, dan kota dalam proses inventarisasi lahan.***






