Petikhasil.id, CIREBON — Tak banyak yang menyangka bahwa kotoran ayam yang aromanya menyengat dan sering dikeluhkan warga, sebenarnya dapat berubah menjadi sumber energi dan pupuk bernilai tinggi. Di Ken Farm Cirebon, proses itu sudah berlangsung bertahun-tahun dalam skema ekonomi sirkular yang berjalan tanpa banyak sorotan.
Setiap hari, tim khusus bergerak memeriksa kolong kandang, mengeruk lapisan limbah yang menumpuk, kemudian mengangkutnya ke titik penampungan. Di ruang lain, truk yang akan membawa limbah ke luar farm disemprot disinfektan, lalu dibersihkan ulang agar bau tidak menyebar ke lingkungan. “Kalau bau dibiarkan, tetangga pasti protes. Tapi kalau ditangani dengan benar, limbah itu jadi rezeki,” kata seorang pekerja harian sambil tersenyum.
Sebagian limbah dikirim ke petani sayuran dataran rendah. Mereka menyukai kandungan nitrogen organik yang tinggi, cocok untuk menyuburkan tanah dan meningkatkan produksi sayur cepat panen. Sisanya menuju pabrik semen di wilayah Cirebon. Pabrik-pabrik itu memanfaatkan gas metana dari kotoran ayam sebagai bahan bakar tambahan dalam proses pembakaran. “Api dari metananya lebih tahan lama,” ujar pekerja yang mengikuti proses pengiriman.
Berita Lainya: Sekam Basah, Batuk Ayam, dan 70 Persen Kunci Sukses Kesehatan Kandang | Ayam Broiler vs Ayam Kampung, Mana Lebih Menguntungkan? Ini Kata Ken Farm Cirebon
Pengendalian bau dan lalat menjadi bagian penting dari keseharian peternak. Setiap dua hari, area sekitar kandang disemprot insektisida agar populasi serangga tidak melonjak. Truk yang keluar masuk terkena semprot virukil, langkah penting agar limbah tidak menempel pada roda atau bak pengangkut. Kombinasi semua tindakan ini membuat limbah yang dulu dianggap masalah kini berubah menjadi rantai ekonomi yang bermanfaat bagi banyak pihak.
Di balik suara kipas kandang dan aroma khas peternakan, Ken Farm memperlihatkan bahwa peternakan modern tidak hanya bicara soal daging yang keluar dari kandang, tetapi juga bagaimana limbahnya bisa memberi kehidupan kedua menghidupkan lahan pertanian, menggerakkan industri besar, dan menjaga harmoni dengan lingkungan sekitar.






