Petikhasil.id, BANDUNG – semakin menunjukkan bahwa urbanisasi tak harus mengorbankan ruang hijau. Beberapa mall kini tampil bukan hanya sebagai pusat belanja, tetapi juga sebagai “oasis kota” tempat masyarakat bisa belanja sambil menikmati udara dan tanaman. Berikut gambaran mall konsep hijau di Bandung dan peluang inovasi konsep ini.
d’Botanica Mall: Transformasi BTC Jadi Mall Hijau

Mall ini awalnya bernama BTC Fashion Mall, lalu direkonsep menjadi d’Botanica dengan pendekatan “green concept”. Menurut situs resminya, d’Botanica memadukan elemen arsitektur modern dengan area hijau, jalan kaki outdoor (street walk), food garden, dan titik-titik pohon di dalam mall. Sumber: D’Botanica
Dalam laporan media, dijelaskan bahwa d’Botanica saat peresmian menyumbangkan 2.500 bibit pohon kepada Dinas Lingkungan Hidup dan sekolah-sekolah sebagai bagian dari komitmennya terhadap lingkungan. Sumber: PRFM News
Elemen khas lain: interior yang memadukan budaya lokal (alat musik angklung) sebagai dekorasi kultural agar terasa “Bandung-nya tetap terasa di tengah mall”. Sumber: PRFM News
Hejo Square: Mall Bernuansa Kota Hijau di KBP

Di kawasan hunian Kota Baru Parahyangan (KBP), hadir Hejo Square sebagai pusat komersial yang menekankan area terbuka dan ruang hijau. Mall ini termasuk bagian dari konsep kawasan yang menggabungkan fungsi hunian, hiburan, dan ruang publik, dengan perhatian terhadap aspek berkelanjutan.
Menurut pengembangnya, semua perencanaan tempat ini dibangun dengan prinsip sustainability tidak hanya sebagai mall, tetapi ruang pertukaran sosial, seni, dan kuliner dalam setting yang “ramah lingkungan”. Sumber: InfoBDG
Terrasentra: Mall dengan Nuansa Alam Terbuka

Di Soreang (Kabupaten Bandung), Terrasentra Mall akan tampil sebagai pusat gaya hidup yang “bernapas”. Menurut situs resmi, mall ini akan memiliki ruang terbuka yang luas, plaza outdoor, taman dan kolam sebagai bagian dari desainnya. Sumber: Terrasentra
Alih-alih ruang tertutup penuh, mall ini menggabungkan area semi outdoor dan “garden & pond” agar pengunjung bisa merasakan udara alami sekaligus fasilitas perbelanjaan modern.
Berita Lainya: Jus Semangka Langsung dari Buah: Tren Segar yang Melejit di Bandung | Matcha Lagi FOMO di Bandung: Dari Upacara Teh Jepang ke Gelas Kekinian
Kenapa Mall Hijau Menarik?
- Pengalaman berbeda: Mall yang juga punya taman atau area terbuka memberikan sensasi “relaksasi” yang tak didapat di mall konvensional.
- Lingkungan dan kenyamanan: Tanaman membantu meredam udara dan suhu, menyaring debu, serta memperbaiki kenyamanan mikroklimat.
- Branding dan daya tarik: Mall yang inovatif dalam konsep bisa jadi magnet pengunjung, terutama generasi muda yang peduli lingkungan.
- Mendukung ekonomi hijau: Mall hijau bisa jadi laboratorium ide hijau misalnya kios tanaman, toko garden, ruang edukasi, event lingkungan.
Tantangan & Peluang
Mall dengan konsep hijau memiliki tantangan:
- Pemeliharaan tinggi: Tanaman perlu pemeliharaan, penyiraman, penyinaran yang tepat.
- Biaya awal: Investasi ruang hijau, sistem drainase, pencahayaan alami lebih mahal.
- Keseimbangan ruang dagang dan ruang terbuka: Tanpa manajemen baik, ruang terbuka bisa terasa kosong atau kurang produktif.
Namun, peluang juga besar: penggabungan mall + taman kota + destinasi rekreasi bisa menarik traffic lebih lama. Mall hijau bisa jadi tempat event agro, bazar tanaman, edukasi lingkungan kegiatan yang tak terpikir sebelumnya di mall biasa.***






