Produksi Cabai Riau Baru Penuhi 30% Kebutuhan, Sisanya Impor dari Sumbar

Petikhasil.id, PEKANBARU – Produksi cabai di Provinsi Riau hingga kini masih belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara mandiri.

Berdasarkan data Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Riau, produksi cabai lokal baru mencapai sekitar 25% – 30% dari total kebutuhan masyarakat.

Plt Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Riau, Wiwik Suryani menjelaskan bahwa sisanya masih didatangkan dari daerah lain, terutama dari Sumatera Barat yang selama ini menjadi penyuplai utama cabai ke Riau.

Berita Lainya: Harga Cabai Fluktuatif dan Harapan Cold Storage bagi Petani | Tips Menanam Cabai Agar Tak Gagal Panen

“Ketika produksi cabai di Sumatera Barat menurun akibat musim kemarau, suplai ke Riau otomatis terganggu. Dampaknya langsung terasa di harga pasar, dan inilah yang memicu kenaikan inflasi daerah,” ujarnya, Senin (3/11/2025).

Dia menyebut, pada Oktober 2025, inflasi tahunan Riau sempat tercatat sebagai yang tertinggi kedua secara nasional, setelah Sumatera Utara, dengan angka mencapai 5,08%. Lonjakan ini sebagian besar disebabkan oleh naiknya harga cabai merah akibat menurunnya pasokan dari luar daerah.

Sebagai langkah pengendalian, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Riau bersama BUMD Pangan Riau telah melaksanakan operasi pasar di beberapa titik di Pekanbaru dan Kabupaten Kampar, di mana dua wilayah ini punya bobot harga cabai tertinggi.

“Setelah dilakukan operasi pasar, harga cabai sempat turun, walaupun menjelang akhir tahun fluktuasi harga masih mungkin terjadi. Ketersediaannya cukup, tapi pengendalian harga tetap memerlukan intervensi rutin,” jelasnya.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam pengembangan cabai di Riau bukan hanya produksi, tetapi juga konsistensi pasokan dan efisiensi distribusi. Pihaknya mengakui banyak petani cabai di Riau masih mengandalkan sistem tanam tradisional, sehingga hasil panen tidak stabil sepanjang tahun.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *