Sumedang Tawarkan Investasi 47 Hektare Lahan Pertanian Kedelai

Petikhasil.id, BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Sumedang menawarkan lahan di Kecamatan Surian sebagai lokasi penanaman kedelai kepada calon investor PT Spinindo Sarana Pangan (SSP), yang tergabung dalam Sahid Grup.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati mengatakan, sebagai daerah dengan julukan Kota Tahu, investasi di sektor pertanian kedelai sangat menjanjikan. 

PT SSP merupakan perusahaan yang bergerak di sektor pertanian. Sekda Tuti Ruswati menjelaskan bahwa investasi kedelai menjadi prioritas awal bagi perusahaan tersebut.

“Core bisnisnya disektor pertanian. Baik itu penanaman kedelai dan lada. Pintu masuk awalnya di penanaman kedelai,” kata Tuti.

Tuti menyoroti bahwa meskipun Sumedang dikenal sebagai produsen tahu, kebutuhan bahan baku kedelai sebagian besar masih mengandalkan impor. Ia mengungkap defisit pasokan lokal yang signifikan.

“Kami baru bisa memenuhi 0,7% dari kebutuhan kedelai di Sumedang. Sehingga mudah-mudahan dengan investor yang berminat di Sumedang untuk menanam kedelai. Kami akan ajak ke Surian yang memang sudah berjalan ekositemnya untuk penanaman kedelai,” jelasnya.

Berita Lainya: Harga Kedelai Naik, Akindo Yakin Pasokan Aman | Stok Pangan di Jawa Barat Aman Hingga Akhir Tahun 2025

Lahan potensial di Surian yang ditawarkan mencapai 47 hektare lebih dan dinilai siap untuk diekspansi oleh PT SSP. Sekda berharap investasi ini mampu mendongkrak kualitas dan kuantitas produksi kedelai lokal secara berkelanjutan.

“Mudah-mudahan dengan itu kualitas kedelai di Sumedang bisa meningkat produksinya bisa meningkat dan kontinyunitasnya bisa dipertahankan,” katanya.

Menanggapi penawaran tersebut, Direktur PT Spinindo Sarana Pangan, Anto Sudaryanto, menyatakan ketertarikan perusahaannya untuk mengembangkan komoditas kedelai di Sumedang.

“Kami tertarik ke Sumedang untuk mengembangkan kedelai. Mudah-mudahan ke depannya bisa melebarkan bisnis lainnya di Sumedang,” ujarnya***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *