Petikhasil.id, BANDUNG – Selama ini daging domba kerap dikaitkan dengan kolesterol dan lemak tinggi. Namun tak banyak yang mengetahui bahwa daging domba juga mengandung asam lemak omega-3 alami, nutrisi penting yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh.
Omega-3 umumnya dikenal berasal dari ikan laut seperti salmon atau tuna. Padahal, daging merah tertentu, termasuk domba, juga mengandung asam lemak esensial ini dalam jumlah yang cukup baik, terutama jika ternak dipelihara dengan sistem pakan alami.
Apa Itu Omega-3 dan Mengapa Penting?
Omega-3 adalah jenis asam lemak tak jenuh yang memiliki banyak manfaat, di antaranya:
- Mendukung kesehatan jantung
- Membantu menurunkan peradangan
- Menunjang fungsi otak
- Baik untuk perkembangan janin dan anak
Karena tidak diproduksi secara optimal oleh tubuh, omega-3 perlu diperoleh dari makanan.
Baca lainnya: Impor Perikanan Ilegal Masih Marak di RI, Ini Penyebabnya
Kandungan Omega-3 pada Daging Domba
Daging domba mengandung omega-3 dalam bentuk ALA (Alpha-Linolenic Acid) serta sejumlah kecil EPA dan DHA, tergantung pada sistem pemeliharaan ternaknya.
Domba yang diberi pakan rumput (grass-fed) umumnya memiliki kandungan omega-3 lebih tinggi dibanding domba yang diberi pakan konsentrat penuh. Hal ini karena rumput segar mengandung prekursor asam lemak yang kemudian tersimpan dalam jaringan daging.
Selain omega-3, daging domba juga kaya akan:
- Protein berkualitas tinggi
- Zat besi heme yang mudah diserap tubuh
- Vitamin B12
- Zinc dan selenium
Lemak Domba Tidak Selalu “Jahat”
Stigma bahwa semua lemak pada daging domba berbahaya tidak sepenuhnya benar. Lemak domba mengandung kombinasi lemak jenuh dan tak jenuh. Jika dikonsumsi dalam porsi wajar dan diolah dengan cara sehat (tidak berlebihan minyak atau santan), daging domba tetap aman sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Kuncinya terletak pada cara pengolahan dan frekuensi konsumsi.
Potensi sebagai Sumber Gizi Alternatif
Di Indonesia, daging domba sering dikonsumsi saat momen tertentu seperti Iduladha atau acara khusus. Padahal secara gizi, daging domba bisa menjadi alternatif sumber protein dan omega-3 yang tidak kalah dari sumber hewani lainnya.
Dengan pengelolaan peternakan yang baik dan pakan berkualitas, kandungan nutrisi daging domba dapat semakin optimal.
Konsumsi Tetap Perlu Bijak
Meski memiliki manfaat, konsumsi daging merah tetap disarankan dalam batas wajar sesuai anjuran gizi seimbang. Kombinasikan dengan sayur, buah, dan sumber serat untuk menjaga keseimbangan nutrisi.
Informasi ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa daging domba hanya identik dengan kolesterol tinggi. Jika dipilih dengan tepat dan diolah secara sehat, daging domba dapat menjadi bagian dari pola makan bernutrisi.






