Bandung Gelar “World Rabies Day 2025”: Dari Vaksin Gratis hingga Mukbang di Pasar Tani

Petikhasil.id, KAB BANDUNG — Dalam rangka memperingati World Rabies Day 2025, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung menghadirkan rangkaian kegiatan edukatif dan hiburan untuk masyarakat. Acara ini tak hanya fokus pada kesehatan hewan, tetapi juga mengajak warga lebih peduli pada lingkungan, pangan lokal, dan kesejahteraan petani.

Bertajuk “Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan”, kegiatan ini digelar mulai 8 hingga 14 Oktober 2025 di beberapa lokasi, seperti Gedung Serbaguna Kelurahan Rancaekek Kencana, Puskeswan Majalaya, dan halaman Dinas Pertanian Kabupaten Bandung.

Program ini juga menjadi bagian dari Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB), yang mengedepankan kolaborasi antara kesehatan hewan, pertanian, dan masyarakat desa.

Vaksinasi Rabies Gratis dan Pemeriksaan Hewan

Rangkaian acara dibuka dengan layanan vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan kera. Tak hanya itu, masyarakat juga bisa menikmati kastrasisasi gratis, pemeriksaan kesehatan hewan, dan cek kesehatan manusia.

“Rabies masih menjadi ancaman nyata, terutama di wilayah dengan mobilitas hewan tinggi. Melalui kegiatan ini, kami ingin menekan angka kasus rabies sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan hewan peliharaan,” ujar perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung dalam rilisnya.

Selain pelayanan kesehatan, acara juga menghadirkan pameran produk pertanian dan bazar pangan lokal yang menampilkan aneka sayuran, buah, daging, serta olahan susu hasil petani lokal.

Mukbang di Pasar Tani: Seru, Edukatif, dan Penuh Cita Rasa

Salah satu acara yang paling ditunggu adalah “Mukbang di Pasar Tani – Pasti Puas Distan” yang digelar Selasa, 14 Oktober 2025 di halaman Dinas Pertanian Kabupaten Bandung. Konsepnya unik: warga diajak menikmati sarapan bersama hewan kesayangan sambil berbelanja langsung dari petani.

Beragam kuliner tradisional khas Sunda turut memeriahkan acara, mulai dari bandros, bajigur, bubur oncom, ris jando, hingga madu hitam Baduy. “Pasar Tani ini jadi wadah petani menjual langsung ke konsumen tanpa perantara. Selain lebih segar, harga juga lebih bersahabat,” jelas panitia.

Selain itu, ada juga lomba mewarnai untuk anak sekolah, agar generasi muda lebih mengenal pentingnya kesehatan hewan sejak dini.

Berita Lainya: Sektor Peternakan Diprediksi Menguat di Paruh Kedua 2025 | Pemerintah Dorong Penggemukan Sapi Lokal untuk Tingkatkan Ketersediaan Ternak

Kompetisi Fotografi “Act Now: You, Me, Community”

Masih dalam semangat World Rabies Day, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung juga menggelar kompetisi fotografi bertema “Act Now: You, Me, Community – Bandung Bebas Tanpa Rabies”. Lomba ini terbuka untuk umum dengan batas pengumpulan karya hingga 12 Oktober 2025.

Foto terbaik akan dinilai berdasarkan kesesuaian tema, kreativitas, pesan, dan dampak visual. Peserta diwajibkan mengunggah karya ke media sosial pribadi, menandai akun resmi @distanbdgkab, serta menggunakan tagar #WorldRabiesDay2025 #KabupatenBandungLebihBebasRabies.

Selain hadiah menarik, lomba ini juga bertujuan menumbuhkan semangat warga untuk berpartisipasi aktif menjaga kesehatan lingkungan dan hewan di sekitar mereka.

Kolaborasi dan Edukasi untuk Bandung Lebih Bebas Rabies

Acara World Rabies Day 2025 ini menjadi bukti bahwa edukasi bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan dan partisipatif. Pemerintah daerah berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran bahwa kesehatan hewan dan manusia saling berkaitan.

Dengan vaksinasi, edukasi, dan kolaborasi lintas sektor, Kabupaten Bandung menargetkan menjadi wilayah bebas rabies sekaligus model sinergi pertanian dan kesehatan hewan di Jawa Barat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *