Petikhasil.id, KAB BANDUNG — Di sela udara dingin Ciwidey, petani muda kini menanam varietas strawberry mini dengan ukuran hanya setengah dari jenis Festival. Meski kecil, rasa manis dan aromanya jauh lebih pekat. Menurut Dinas Pertanian Kabupaten Bandung (2025), permintaan strawberry mini meningkat 40% sejak awal tahun.
Berita Lainya: Bisnis Wisata Petik Buah: Mahal, tapi Tetap Jadi Favorit, Strawberry Ciwidey dan Pangalengan Jadi Primadona | Buah Naga: Dari “Tanaman Mistis” Jadi Primadona Ekspor
Selain untuk wisata petik sendiri, hasil panen juga masuk ke rantai pasok hotel dan supermarket di Bandung serta Jakarta. Harga di tingkat petani mencapai Rp45–50 ribu per kg, sedangkan di ritel modern bisa menembus Rp90 ribu.
“Jenis mini ini lebih tahan simpan dan cocok untuk garnish atau dessert hotel,” jelas Kepala Seksi Hortikultura Distan Kab. Bandung, Santi Marlina, saat ditemui Petik Hasil di lokasi kebun Pasirjambu.
Penelitian Balitbu Tropika (2023) menunjukkan varietas mini mampu bertahan 3–4 hari lebih lama dibanding jenis konvensional karena kadar airnya lebih rendah. Pemerintah mendorong pengembangan klaster hortikultura Ciwidey untuk memenuhi pasar wisata kuliner dan ekspor kecil.






