Susu A2 Jadi Tren Baru Peternak Sapi Perah di Jawa Barat

Petikhasil.id, LEMBANG — Tren konsumsi susu A2 mulai merebak di Jawa Barat. Produk susu yang hanya mengandung protein beta-casein tipe A2 ini diklaim lebih mudah dicerna dan aman bagi konsumen dengan sensitivitas laktosa ringan.

Menurut Food and Agriculture Organization (FAO) Dairy Report 2025, susu A2 berpotensi menjadi kategori premium dairy product baru di pasar Asia, karena kandungan proteinnya menyerupai susu alami yang dihasilkan manusia dan kambing.

Di wilayah Lembang dan Pangalengan, sejumlah peternak sapi perah mulai melakukan seleksi genetik terhadap sapi jenis Friesian Holstein agar menghasilkan susu dengan profil A2 murni. Proses ini didampingi oleh Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang bersama Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Berita Lainya: Mitos atau Fakta: Sapi Mendengarkan Musik Bisa Menghasilkan Susu Lebih Banyak? | Yoghurt: Dari Kegagalan Susu yang Menjadi Berkah Dunia Kesehatan

Produksi susu A2 di Jawa Barat saat ini masih terbatas, baru sekitar 2% dari total output harian provinsi yang mencapai 650 ribu liter per hari. Namun permintaan pasar terus tumbuh, terutama dari segmen hotel, kafe, dan ritel health product di Bandung serta Jakarta. Harga di tingkat ritel mencapai Rp25.000 per liter, dua kali lipat dari susu reguler.

Penelitian Journal of Dairy Science (2024) menunjukkan bahwa konsumsi susu A2 dapat menurunkan gejala pencernaan hingga 38% pada individu dengan intoleransi laktosa ringan. Selain itu, A2 juga lebih stabil untuk produk turunan seperti yogurt dan cheese artisan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana memperluas program pembibitan sapi perah penghasil susu A2 melalui kerja sama antara Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, koperasi susu, serta lembaga riset kampus.

Dengan branding yang kuat dan edukasi konsumen, susu A2 berpotensi menjadi produk unggulan baru Jawa Barat setelah kopi dan madu lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *