Edamame di Tanah Priangan: Kacang Jepang yang Laku di Pasar Lokal

Petikhasil.id, CIWIDEY – Tak hanya di Jepang, kini edamame tumbuh subur di Tanah Priangan. Dulu dikenal sebagai kacang rebus khas restoran Jepang, kini mulai banyak dijual di pasar modern hingga kafe di Bandung.

Menurut Dinas Pertanian Jawa Barat (2024), luas tanam edamame di Ciwidey mencapai 180 hektare dengan produktivitas 4,5 ton/ha. Komoditas ini dilirik industri horeka (hotel, restoran, kafe) karena tekstur lembut dan rasanya gurih.

Berita Lainya: Matcha Lagi FOMO di Bandung: Dari Upacara Teh Jepang ke Gelas Kekinian | Greenhouse Hemat 3 Juta: Rangka Bambu + Plastik UV untuk Sayuran Premium

Dari Ladang ke Restoran Jepang

Kuncinya adalah sistem budidaya singkat: panen bisa dilakukan pada usia 70 hari. Petani seperti Rudi di Desa Alamendah mengaku modal tanam Rp5 juta bisa kembali dalam satu kali panen. “Kami jual ke supplier restoran Jepang. Pasarnya stabil karena konsumsi rutin,” ujarnya.

Edamame kaya protein nabati dan isoflavon yang bermanfaat bagi jantung. Menurut Kementan, edamame Indonesia sudah mulai dilirik pasar ekspor Asia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *