Petikhasil.id, TASIKMALAYA – Di tengah tren hidup sehat, beras hitam dan beras merah kini naik kelas jadi superfood. Tak lagi eksklusif di toko organik, tapi mulai dijual di minimarket hingga e-commerce.
Menurut data BPS (2024), produksi beras merah nasional mencapai 93.000 ton per tahun, sementara beras hitam sekitar 21.000 ton. Sentra utama berada di Tasikmalaya, Banyuwangi, dan Sleman. Harga di pasaran pun stabil di kisaran Rp30.000–Rp45.000/kg, jauh di atas beras putih.
Kandungan Gizi Tinggi, Peluang UMKM Terbuka
Menurut Journal of Food Science & Nutrition (2023), beras hitam kaya antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan alami, sementara beras merah mengandung zat besi dan serat tinggi untuk diet.
Berita Lainya: Padi Gogo: Terobosan IPB University untuk Produktivitas Lahan Kering | Mengenal Perbedaan Sayuran Hidroponik dan Konvensional: Apakah Lebih Sehat?
Petani di Rajapolah, Tasikmalaya, bahkan mulai mengolah beras merah jadi brown rice tea dan bubur instan untuk ekspor. Dengan margin tinggi, UMKM beras sehat kini tumbuh pesat di Jawa Barat.***






