Petikhasil.id, BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Sumedang telah menyiapkan lima fokus sebagai terobosan peningkatan pertanian di Kabupaten Sumedang.
Kelima fokus tersebut diantaranya melalui pendidikan dan pelatihan teknologi pertanian modern, pendampingan teknis, fasilitas akses modal dan pasar, riset dan inovasi, serta monitoring dan evaluasi.
“Pemkab Sumedang memiliki lima fokus terobosan di pertanian. Saya yakin Pemkab Sumedang dan HKTI akan mampu menghadirkan perubahan nyata, bukan hanya meningkatkan produksi pertanian tetapi juga menghadirkan kesejahteraan yang lebih luas bagi para petani di Kabupaten Sumedang,” kata Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila.
Wabup menekankan kolaborasi antara Pemkab Sumedang dan organisasi yang fokus terhadap petani dan dunia pertanian seperti HKTI, dapat menjadi jembatan untuk meningkatkan produktivitas petani dan mendukung ketahanan pangan.
Berita Lainya: Sumedang Tawarkan Investasi Rp139,8 Miliar untuk Pertanian Organik Berbasis Ekonomi Sirkular | Dedi Mulyadi di Garut: Dorong Pertanian Terintegrasi, Bansos Berbasis Kerja, dan Mental “Pemberi”
“Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara organisasi tani, pemerintah, akademisi, swasta, dan juga masyarakat untuk menangani persoalan pertanian. Saya minta untuk Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan harus sungguh-sungguh menangani para petani dan juga komunitas yang terdiri dari para petani demi kesuksesan petani,” katanya.
Ketua DPC HKTI Sumedang Dudi Supardi menyampaikan komitmen HKTI berkolaborasi dengan Pemkab Sumedang untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
“HKTI hingga saat ini telah menggulirkan 22 inovasi pertanian mulai dari pupuk, bibit hingga alat pertanian modern dengan fokus pada pemberdayaan petani dan pelaku agribisnis untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kesejahteraan anggota,” katanya.***






