Petikhasil.id, – Tak banyak yang tahu, ciplukan bukan cuma bisa dijual segar. Buah kecil ini ternyata bisa diolah jadi berbagai produk bernilai tinggi: mulai dari selai premium, sirup herbal, permen sehat, hingga teh kering. Di tangan kreatif pelaku UMKM, ciplukan menjelma jadi produk dengan margin menggiurkan.
Salah satu produsen di Sleman, misalnya, membuat Ciplukan Preserve selai artisan berbahan buah organik. Setiap 1 kilogram buah segar menghasilkan 500 gram selai, dengan harga jual mencapai Rp65.000 per toples kecil. “Pasarnya bukan cuma domestik, tapi juga turis yang cari oleh-oleh lokal dengan rasa tropis,” ujarnya.
Berita Lainya: Dari Semak ke Pasar, Kisah Ciplukan yang Tak Disangka | Dari Semak ke Pasar, Kisah Ciplukan yang Tak Disangka
Selain olahan pangan, ciplukan juga mulai dilirik sebagai bahan kosmetik alami. Ekstrak buahnya kaya antioksidan dan polifenol yang dipercaya bisa menjaga elastisitas kulit. Beberapa brand skincare lokal mulai bereksperimen dengan ekstrak Physalis untuk lini face serum alami.
Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM (2024), sektor olahan hasil pertanian menyumbang lebih dari 37% nilai tambah UMKM pangan nasional. Produk dengan narasi lokal dan bahan unik seperti ciplukan justru punya daya jual tinggi di pasar urban dan ekspor niche.
Peluangnya terbuka lebar asal konsisten dengan mutu, kemasan, dan cerita. Ciplukan membuktikan bahwa di tangan kreatif, bahkan tanaman liar pun bisa jadi jalan menuju kesejahteraan.






