Petikhasil.id, INDRAMAYU – Perum Bulog Cabang Indramayu menyalurkan bantuan pangan kepada 314.129 penerima bantuan pangan (PBP) untuk alokasi Februari–Maret 2026 di wilayah Indramayu, Jawa Barat.
Total bantuan yang disiapkan mencapai 6.282 ton beras serta 1.256.516 liter minyak goreng untuk seluruh penerima bantuan di Kabupaten Indramayu.
Pimpinan Cabang Bulog Indramayu, Sri Wahyuni, mengatakan setiap penerima bantuan mendapatkan 20 kilogram beras serta empat liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan sekaligus.
“Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras. Karena alokasi bantuan diberikan untuk dua bulan sekaligus, masyarakat juga menerima minyak goreng sebanyak empat liter,” ujarnya, dikutip Senin (16/3/2026).
Baca Lainya: Bulog Cirebon Salurkan 10.000 Ton Beras untuk Bansos Pangan | Bulog Libatkan TNI dalam Penyaluran Beras SPHP
Penyaluran Bantuan Pangan
Menurut Sri, penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu kelompok rentan menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Distribusi bantuan pangan mulai dilakukan pada 12 Maret 2026 dengan tahap awal penyaluran di sejumlah desa. Pada tahap pertama, bantuan disalurkan kepada 1.915 penerima bantuan pangan di tiga desa.
Rinciannya, di Desa Karanganyar sebanyak 589 penerima dengan total bantuan 11.780 kilogram beras dan 2.356 liter minyak goreng. Desa Kepandean sebanyak 480 penerima dengan 9.600 kilogram beras serta 1.920 liter minyak goreng. Sementara Desa Margadadi sebanyak 846 penerima dengan total 16.920 kilogram beras dan 3.384 liter minyak goreng.
“Jika diakumulasi, penyaluran tahap awal di tiga desa tersebut mencapai 38.300 kilogram beras serta 7.660 liter minyak goreng,” tutur Sri.
Ia menambahkan distribusi bantuan pangan di tiga desa tersebut ditargetkan rampung sebelum memasuki periode Lebaran 2026. Setelah tahap awal selesai, penyaluran bantuan akan dilanjutkan secara bertahap ke desa-desa lain di Kabupaten Indramayu hingga seluruh penerima terlayani.
Program bantuan pangan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat, terutama menjelang Lebaran yang biasanya diiringi peningkatan konsumsi rumah tangga.
Anggota Satuan Tugas Pangan Kabupaten Indramayu, F. Yudha, memastikan seluruh komoditas yang disalurkan telah melalui proses pemeriksaan kualitas sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
Menurutnya, pengecekan dilakukan secara menyeluruh mulai dari uji tanak untuk memastikan kualitas beras, pemeriksaan kondisi fisik bahan pangan, hingga verifikasi timbangan guna memastikan jumlah bantuan yang diterima masyarakat sesuai ketentuan program.
Baca Lainya: Bulog Cirebon Salurkan 10.000 Ton Beras untuk Bansos Pangan | Bulog Libatkan TNI dalam Penyaluran Beras SPHP
“Kami memastikan kualitas bahan pangan telah melalui pemeriksaan, termasuk uji tanak beras serta pengecekan fisik dan timbangan. Pengawasan juga terus dilakukan selama proses distribusi berlangsung,” katanya.






