Petikhasil.id, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan penugasan baru kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memperluas pembangunan budidaya perikanan di berbagai daerah.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, program tersebut akan dikembangkan di 500 kabupaten di seluruh Indonesia.
“Pembangunan budidaya di darat itu juga salah satu yang diminta oleh beliau untuk di 500 kabupaten,” ujar Trenggono usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis (6/11/2025).
Dia menjelaskan, sektor yang akan menjadi fokus utama dalam program tersebut adalah budidaya perikanan.
Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya kelautan dan perikanan di daerah.
Berita Lainya: Prabowo: Indonesia Kehilangan 100.000 Ha Sawah per Tahun Akibat Alih Fungsi Lahan | Prabowo Bakal Genjot Hilirisasi Kelapa
Lebih lanjut, Trenggono menargetkan seluruh proyek budidaya perikanan itu rampung pada tahun 2026. Namun, tahap awal pembangunan sudah dimulai tahun ini di sejumlah wilayah.
“[Target] 2026. Tapi tahun ini dimulai kita ada 100 titik yang akan kita dibangun,” tandasnya.
Dalam pemberitaan sebelumnya, pemerintah menargetkan pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, di Kabupaten Jembrana telah selesai dan pembangunan fisik ditargetkan mulai pada Desember 2025.
Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan tender telah selesai dengan pemenangnya telah ditetapkan. “Pembangunan dijadwalkan mulai Desember 2025 serta ditargetkan rampung akhir 2026,” jelas Wahyu dikutip dari keterangan resminya, Jumat (3/10/2025).
Nilai investasi PPN Pengambengan di Kabupaten Jembrana mencapai Rp1,2 triliun yang didanai oleh Islamic Development Bank (IDB).
Pelabuhan ini akan dibangun di atas lahan seluas lebih dari 80 hektare, dimana akan ada zona industri pengolahan ikan, pasar ikan modern, area dermaga yang bisa menampung ribuan unit kapal, hingga area untuk pelaku UMKM Kabupaten Jembrana.***






