Petikhasil.id, KAB BANDUNG – Tak perlu lahan luas untuk jadi peternak. Kini banyak warga kota memanfaatkan halaman belakang untuk beternak puyuh dan kalkun. Selain cepat panen, keduanya punya pasar stabil di katering, restoran, dan hotel.
Menurut data Ditjen Peternakan (2024), produksi daging puyuh nasional mencapai 12.000 ton per tahun, sedangkan kalkun 3.500 ton. Jawa Barat menyumbang hampir 40% populasi unggas kecil tersebut.
Ternak Mini, Untung Maksimal
Puyuh bisa mulai bertelur di umur 40 hari, dengan produktivitas 250–300 butir per ekor per tahun. Sementara kalkun, meski butuh waktu panen 6–8 bulan, punya nilai jual tinggi di pasar premium.
Berita Lainya: Kesehatan Kelinci: Jamur Umum, Fase Rawan Anak, dan Alarm RHD | Sektor Peternakan Diprediksi Menguat di Paruh Kedua 2025
Menurut Rina, peternak di Kabupaten Bandung, satu pasang kalkun bisa menghasilkan keuntungan Rp1,5 juta per siklus. “Pasar hotel dan roastery suka daging kalkun karena teksturnya lembut dan rendah lemak,” ujarnya.






